Riset Keyword, Bagaimana Memetakan Keyword Yang Jitu?

sumber gambar :lseo.com

Nah loh? Tiba-tiba langsung dipertemukan dengan Istilah Riset Keyword. Apa gunanya riset keyword? Kita akan membahasnya di bab ini secara lengkap. 

Dalam dunia SEO, sebelum Anda bisa memarketingkan brand / produk / jasa Anda secara maksimal ada beberapa tahapan yang perlu dilalui. Yakni Keyword Research atau Riset Keyword (kata kunci). Seberapa pentingkah Riset Keyword ini? Jawabannya adalah sepenting brand /produk / jasa yang bisa Anda tawarkan kepada yang akan membelinya. Sehingga Riset Keyword ini membutuhkan waktu khusus yang tidak sebentar, bergantung seberapa rumit konsep brand / produk / jasa  Anda. 

Tentunya riset keyword barang yang bisa langsung dipakai jauh lebih mudah ketimbang riset keyword barang yang harus dipelajari penggunaannya hingga didapatkan manfaatnya. Contoh ketika Anda menjual boneka doraemon pastinya jauh lebih mudah ketimbang menjual "kartu belajar bahasa arab".

Yang jelas riset keyword ini betul-betul harus dilakukan agar Anda bisa mengetahui segmentasi pasar. Di samping anda akan mengetahui keyword apa saja sih yang biasanya di cari orang, tapi secara otomatis Anda pun akan tahu siapa sih calon pembelinya, apakah ia wanita atau pria, berapa range usianya, anak-anak, dewasa, orang tua, ataukah kakek atau nenek, segmentasi berdasarkan pekerjaannya, mahasiswa ataukah pebisnis, ibu-ibu ataukah bapak-bapak. Sehingga Anda bisa menjual brand / produk / jasa tepat sasaran. Marketing tepat dan mantap, penjualan pun melonjak nanjak. 

Hasil riset keyword ini bisa Anda terapkan langsung ke dalam blog / website Anda sehingga website menjadi lebih SEO friendly, selain itu Anda pun bisa langsung memarketingkan produk Anda berdasarkan hasil dari riset keyword tadi. SEO friendly adalah sebuah istilah dimana website Anda akan lebih dikenal oleh search engine sesuai dengan keyword yang Anda targetkan.

Memulai Riset Keyword 

Langkah pertama, yang harus Anda lakukan adalah tentukan produk Anda. Apakah di bidang makanan, fashion, kesehatan, otomotif, properti, produk yang lain atau mungkin jasa? Misalkan produk Anda itu seputar kesehatan. Yakni Madu. 

Langkah kedua, Anda harus bisa menjabarkan manfaat produk Anda dalam hal ini madu ke dalam beberapa kalimat, sehingga ketika produk ini dimarketingkan maka pasarnya betul-betul tersegmentasi dengan benar. Lagi-lagi yang harus Anda pikirkan adalah, apa yang membuat orang membeli produk Anda, seberapa pentingnya orang mengambil manfaat dari produk/jasa yang Anda jual.  Jika madu yang Anda jual maka pastinya Anda tahu betul orang-orang seperti apa yang memanfaatkan madu dan telah mendapatkan khasiat dari madu tersebut. Sehingga berfikir secara fundamental benar-benar amat dibutuhkan. Sebagai contohnya jika Anda menjual madu, maka madu itu kaitannya erat sekali dengan khasiat madu untuk kesehatan
maupun khasiat madu dalam menyembuhkan penyakit. 

Sehingga kata kunci utama adalah kesehatan dan penyakit, belakangan ketika menjual obat itu sangat laris jika menjualnya kepada orang yang terkena penyakit maupun yang ingin mencegahnya. Atau pikiran fundamentalnya yaitu Anda memberikan solusi atas suatu permasalahan. Sehingga orang yang mengalami suatu permasalahan inilah yang menjadi target market Anda. Sehingga keyword untuk madu yang Anda jual paling tidak terdiri dari, khasiat madu untuk kesehatan, dan obat suatu penyakit. Dari sini sudah ketahuan siapa saja yang akan membeli produk Anda, madu. Setelah itu baru kita bisa lanjut meriset keyword menggunakan tools / alat-alat yang bisa membantu Anda.

Komentar